Update Situasi: Respons COVID-19 di Indonesia (hingga 4 Juni 2021) [EN/ID] – Indonesia

Hingga 4 Juli 2021, terdapat 2.284.084 kasus terkonfirmasi COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia, dengan rincian 295.228 kasus aktif, 60.582 kematian, dan 1.928.274 kasus pemulihan. Pemerintah juga telah melaporkan 135.120 kasus yang dicurigai.

Peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia saat ini tampaknya didorong oleh variabilitas delta concern yang menyebar begitu cepat sehingga, seperti yang ditunjukkan oleh WHO dan Kementerian, pasien dari segala usia berisiko terinfeksi ulang dan kematian. Kesehatan. Meskipun ada upaya untuk memasang fasilitas tambahan seperti tenda darurat dan fasilitas isolasi tambahan di rumah sakit, rumah sakit merasa kesulitan untuk mengatasi peningkatan jumlah kasus dalam waktu yang sangat singkat. Media, termasuk Combos dan Antaranus, telah melaporkan banyak kematian sebelum pasien menerima perawatan, meskipun terkadang pasokan oksigen ke rumah sakit terganggu dan dalam beberapa kasus pasien diisolasi sendiri.

Pada 29 Juni, Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata oksigen dan gas negara itu adalah 700 juta kg per tahun, sedangkan total kapasitas produksinya adalah 866 juta kg per tahun. Saat ini, produksi dan distribusi gas oksigen diprioritaskan di atas kebutuhan medis daripada untuk keperluan industri. Sekitar 70-80 persen rumah sakit di Jawa memiliki fasilitas instalasi restorasi oksigen. Indonesia memiliki sekitar 1,5-1,8 juta tabung oksigen, dan 104 industri pipa yang mampu memproduksi tabung oksigen KBLI 25120 (tank, penampungan air dan wadah logam); Ini terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAs).1 Meskipun produktivitas yang memadai ini, tantangan utama untuk ketersediaan oksigen adalah manajemen rantai untuk rumah sakit.

Sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat respon terhadap gelombang baru virus ini, pemerintah Indonesia melakukan upaya untuk memvaksinasi masyarakat.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Deteksimalut