Pemberi pinjaman Sridex Indonesia sekitar $ 1,4 miliar beredar

Jakarta, 12 Juni (Bloomberg): Perusahaan pakaian terdaftar terbesar di Indonesia B.T. Pemberi pinjaman Sri Rezaki Isman telah mengajukan klaim senilai sekitar 20 triliun rupee (US$ 1,4 miliar) sebagai bagian dari proses restrukturisasi utang.

Albin Suleiman, anggota direksi yang ditunjuk oleh Pengadilan Niaga Semarang, mengatakan hingga 10 Juni, sekitar Rp 700 miliar telah diserahkan oleh debitur terproteksi dan sekitar Rp 19 triliun dari debitur agunan. Verifikasi sedang berlangsung dan jumlah final akan segera dirilis, kata Suleiman, Jumat.

Perusahaan yang dikenal dengan nama Sreedex itu bulan lalu dikenai penangguhan utang oleh pengadilan menyusul petisi yang diajukan oleh mitra bisnis CV Prima Kariya. Ini menangguhkan pembayaran untuk pinjaman dolar dan sedang mempersiapkan rencana restrukturisasi untuk pemberi pinjaman ketika Prima Kariya mengajukan petisi.

Sridex juga terperosok di pasar kredit, dengan referensi 2025 dan 2024 untuk obligasi dolar korporasi Indonesia dengan kinerja terburuk tahun ini.

Ekspor perusahaan pakaian Indonesia turun 17% tahun lalu karena epidemi, dan peningkatan global virus Kovit-19 mengancam pemulihan industri.

BT, pesaing Sreedex dan perusahaan pakaian terdaftar terbesar kedua di Indonesia. Bon Brothers, B.T. di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Bank juga menghadapi petisi penangguhan pinjaman yang diajukan oleh Maybank Indonesia.

Joy Chitradevi, kepala komunikasi perusahaan di Sridex, mengatakan pada hari Jumat bahwa perusahaan tidak dapat memberikan rincian tentang klaim pemberi pinjaman karena eksekutif masih menunggu untuk menyelesaikan verifikasi.

Sridex telah meminta pengadilan Serengeti untuk memperpanjang proses penangguhan utang selama 120 hari dari periode awal 45 hari yang berakhir pada 21 Juni, karena waktu tambahan diperlukan untuk meninjau bisnis dan operasi grup. Sebuah pengajuan.

Ia mengharapkan pemberi pinjaman untuk menyerahkan rencana penyiapan akhir pada 7 Oktober dan memberikan suara pada 14 Oktober. – Bloomberg

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Deteksimalut