Majelis New York akan menangguhkan penyelidikan pemakzulan Andrew Cuomo

Gubernur New York Andrew Cuomo mendengarkan pengumumannya di Jacob K. Javits Convention Center di Manhattan di New York City, New York, AS, 11 Mei 2021

Eduardo Munoz | Reuters

Majelis negara bagian New York akan menangguhkan penyelidikan pemakzulan Gubernur Andrew Cuomo setelah pengunduran dirinya mulai berlaku pada 25 Agustus, Ketua Carl Heastie mengatakan pada hari Jumat.

Cuomo mengumumkan pengunduran dirinya awal pekan ini menyusul rilis laporan yang memberatkan oleh kantor Jaksa Agung Negara Bagian New York yang menemukan bahwa dia melakukan pelecehan seksual terhadap setidaknya 11 wanita dan mengawasi lingkungan kerja yang tidak bersahabat di kantornya.

Heastie mengatakan ada kebutuhan lagi untuk penyelidikan Komite Kehakiman Majelis karena pengunduran diri gubernur. Komite juga diberi tahu bahwa konstitusi negara bagian tidak memberi wewenang kepada legislatif untuk memakzulkan seorang pejabat terpilih yang tidak lagi menjabat, tambah Heastie.

Tetapi pekerjaan komite selama beberapa bulan terakhir memang mengungkap bukti terkait tuduhan terhadap gubernur, yang “kemungkinan bisa menghasilkan pasal-pasal pemakzulan jika dia tidak mengundurkan diri,” kata Heastie.

Ini termasuk bukti terkait pelecehan dan perilaku tidak senonoh, penyalahgunaan sumber daya negara terkait dengan memoar gubernur, dan pengungkapan data panti jompo yang menyesatkan selama pandemi.

Heastie mengatakan dia telah meminta Ketua Komite Kehakiman Majelis Charles Lavine untuk menyerahkan semua bukti yang telah dikumpulkan komite kepada “otoritas investigasi yang relevan.”

Kantor Kejaksaan Agung sedang menyelidiki masalah mengenai memoar Cuomo, sementara Jaksa AS untuk Distrik Timur New York sedang menyelidiki tindakan pemerintahannya terkait dengan data panti jompo, kata Heastie.

Investigasi terhadap pelanggaran seksual gubernur juga sedang dilakukan oleh otoritas penegak hukum setempat di lima yurisdiksi termasuk Manhattan, Albany, Westchester, Nassau dan Oswego, tambah Heastie.

“Rakyat dari negara bagian yang besar ini mengharapkan dan pantas mendapatkan pemerintahan yang dapat mereka andalkan untuk selalu memikirkan kepentingan terbaik mereka. Pemerintah kita harus selalu beroperasi dengan cara yang transparan, aman dan jujur,” kata Heastie dalam sebuah pernyataan Jumat.

Ini adalah berita terbaru. Silakan periksa kembali untuk pembaruan.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Deteksimalut