Kota Indonesia modifikasi bus vaksin Pemerintah-19 untuk masyarakat, SE Asia News & Top Stories

Bekanbaru (REUTERS) – Saat negara ini menghadapi sejumlah epidemi setelah acara keagamaan besar, kota Indonesia membawa orang-orangnya ke vaksin Kovit-19 dengan bus vaksin yang terus bertambah.

Pihak berwenang di Bekanbaru, di pulau Sumatera, telah menggandakan jumlah bus dalam program vaksinasi menjadi 10, menyusul tanggapan positif dari masyarakat sejak diluncurkan pada 1 Juni, dan senang dengan fasilitas tersebut.

Tersebar di 270 juta orang, Indonesia berada di puncak infeksi virus corona sejak Festival Hari Raya Edelweiss bulan lalu, yang menghadirkan jutaan perjalanan untuk mengunjungi keluarga dan teman.

“Saya berharap proyek ini akan berlanjut sampai semua orang di kota ini divaksinasi sepenuhnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa banyak warga Delhi, seperti banyak orang Indonesia, hanya menggunakan satu nama, setelah divaksinasi di dalam bus.

“Ini lebih dekat dan lebih mudah daripada pusat vaksinasi.”

Pemerintah Bekanbaru, ibu kota provinsi Riau, mengatakan bus telah membagikan 12.000 dosis vaksin Xinovac China, memberikan lebih dari 1.000 suntikan sehari. Para pejabat mengatakan mereka berencana untuk menambah jumlah bus, tetapi tidak mengatakan berapa banyak.

Terlepas dari minat dalam program bus, para pejabat mengatakan mereka harus melawan informasi yang salah tentang vaksin Pemerintah-19.

“Kami telah melihat beberapa orang skeptis tentang divaksinasi oleh berita palsu,” kata ketua distrik Syed Ahmed Samsami.

“Kami menyatakan kepada mereka untuk tidak percaya ini. Vaksin ini bagus untuk kekebalan tubuh kita. Masyarakat juga sekarang lebih percaya diri karena saya ikut sebagai bupati,” katanya sebelum menerima suntikan.

Indonesia berencana untuk memvaksinasi 181,5 juta orang pada tahun depan. Hanya 11,57 juta orang Indonesia yang telah menerima dua suntikan vaksin: Sinovac, Sinoform dari China, atau vaksin Oxford-Astrogeneka.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan warga negara asing yang berusia di atas 18 tahun untuk divaksinasi secara gratis jika memenuhi persyaratan tertentu, lapor situs berita Jakarta Globe, Minggu.

Orang asing yang telah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin sejak Rabu lalu harus memiliki surat keterangan domisili atau kartu identitas asing.

Orang tersebut selain harus menjadi guru atau staf pendukung akademik di sekolah atau universitas, harus berusia minimal 60 tahun, atau tinggal di “daerah rentan” seperti unit tetangga berwarna oranye dan merah yang lebih rentan terhadap mutasi virus corona . Zones, kata situs berita itu.

Kota Jakarta yang tersebar luas telah terpukul keras oleh epidemi.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

DETEKSIMALUT.COM PARTICIPE AU PROGRAMME ASSOCIÉ D'AMAZON SERVICES LLC, UN PROGRAMME DE PUBLICITÉ AFFILIÉ CONÇU POUR FOURNIR AUX SITES UN MOYEN POUR GAGNER DES FRAIS DE PUBLICITÉ DANS ET EN RELATION AVEC AMAZON.IT. AMAZON, LE LOGO AMAZON, AMAZONSUPPLY ET LE LOGO AMAZONSUPPLY SONT DES MARQUES COMMERCIALES D'AMAZON.IT, INC. OU SES FILIALES. EN TANT QU'ASSOCIÉ D'AMAZON, NOUS OBTENONS DES COMMISSIONS D'AFFILIATION SUR LES ACHATS ÉLIGIBLES. MERCI AMAZON DE NOUS AIDER À PAYER LES FRAIS DE NOTRE SITE ! TOUTES LES IMAGES DE PRODUITS SONT LA PROPRIÉTÉ D'AMAZON.IT ET DE SES VENDEURS.
Deteksimalut