modules/news/images/eaa580c2207225b295a5fa6490eb85cc.gif

Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Gastimur Wanto (Risman/dMcom)

Risman /deteksimalut

HALSEL, dMcom -- Pihak Kepolisian Polres Halmahera Selatan mengaku optimis berkas pemalsuan Ijazah dengan tersangka Kepala Desa Bajo Kayoa Ade Yusuf bakal tuntas atau P21 pada bulan Januari tahun ini.

Setelah sebelumnya sudah 3 kali bolak balik ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel karena dianggap belum lengkap atau P19 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun, kini berkas tersebut sudah di kembalikan ke Kejaksaan untuk dikoreksi kembali.

"Berkas sudah kami kembalikan ke Kejaksaan dan kini masih dikoreksi," kata Kasat Reskrim Polres Halsel IPTU Gastimur Wanto kepada deteksimalut.com, Minggu (5/1/2020).

Meski begitu, pihaknya optimis berkas perkara Kades Bajo itu bisa dinyatakan tuntas atau P21 oleh Kejari Halsel paling lambat akhir Januari ini.

Sebab ada beberaapa catatan yang menjadi poin permintaan Jaksa untuk dilengkapi sudah di penuhi penyidik termasuk melakukan peneriksaan tambahan saksi dan Ahli untuk memastikan adanya unsur pemalsuan.

"Kita tunggu saja keputusan Jaksa, tapi pihaknya optimis dalam bulan Januari ini semuanya tuntas," terang Gastimur.

Lanjut dia, bahwa dalam kasus ini penyidik Polres Halsel menjerat Tersangka Ade Yusuf dengan Pasal 68 ayat 2 atau Pasal 69 ayat 1 Undang-Undang (UU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(dm/nj/09)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode