modules/news/images/daa0bde65439f6904b22637b66430f2f.gif

(Foto: BMKG /dMcom)

Risman /deteksimalut

HALSEL,dMcom -- Kabupaten Halmahera Selatan hingga kini masih terus diguncang gempabumi, meski guncangan dengan skala relatif kecil, namun, daya kekuatan gempa terus meningkat.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorilogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Halmahera Selatan, mencatat gempa pada Jumat (26/7/2019) terjadi sebanyak 3 kali dengan titik lokasi yang sama, dimana gempa pertama terjadi pada pukul 12.01 Wit, berkekuatan 3,2 SR, kemudian gempa kedua pada pukul 12.21 Wit berkekuatan 3,5 SR, dan pada pukul 12.30 Wit kekuatan 3,7 SR berada di lokasi 0.65 LS - 127 .58 BT ( 9 kilo meter timur Labuha - Malut 77 kilo meter utara Obi dengan kedalam 10 kilometer tepatnya di sebelah timur gunung Sibela Bacan.

Kepala BMKG Halsel melalui stafnya Lutfi kepada wartawan, Jumat (26/7/2019) mengatakan gempa susulan pada hari ini sudah tiga kali terjadi, dengan demikian total gempa sejak gempa utama berkekuatan 7,2 SR 14 Juli lalu sudah mencapai 141 kali gempa susulan.

Meski terus diguncang kata Lutfi, gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami, karena kekuatannya relatif kecil.

Lebih lanjut Lutfi bilang, gempa susulan ini masih akan terus terjadi hingga batas waktu yang tidak di tentukan menginggat gempa tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi.

“Sekedar imbauan pada masyarakat agar tetap tenang, dan tidak panik, jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," pungkasnya.

(dm/nj/09)


Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode