modules/news/images/8605fb7c70b89b882437b6cab2f22e27.gif

Rahmat Safrani (Foto: istimewa)

Lamagi/deteksimalut

Halteng, dMcom – Kejaksaan Negeri Weda, Kabupaten Halmahera Tengah belum lama ini menetapkan bekas Kepala Bagian Pemerintahan dan Tata Ruang Setda Halteng, Rahmat Safrani sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Gelanggang Olahraga (GOR) Fagogoru.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Soa-Sio, bahwa kasus terdakwa M Syukur Abbas alias Rani dalam pengembangan alat bukti yang ada, Kejari Weda kembali mengeluarkan surat penetapan tersangka baru yang melibatkan bekas Kabag Pemerintahan dan Tata Ruang Rahmat Safrani, dalam kasus yang sama pada tanggal 10 Juli 2020.

Hal ini dibenarkan Jubir Kejari Weda, Yaser Samahati. “Penetapan tersangka kepada mantan Kabag Pemerintahan Halteng, Rahmat Safrani pada tanggal 10 Juli 2020 kemarin,” kata Yaser Samahati melalui via telepon seluler, Selasa (21/7/20) sore tadi.

Rani dan Rahmat dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menyalahgunakan kewenangannya dengan memotong secara paksa uang masyarakat pemilik lahan GOR Fagogoru ratusan juta rupiah tanpa menggunakan kwitansi.

Lanjutnya, atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan keduanya diancam pidana, pasal 12 huruf e jo pasal 18 ayat 1 huruf b uu nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan uu nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas uu nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

(dm/ode/57)


Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode