modules/news/images/6a5e7eb83254ab41811d96b0a08948af.gif

Perwakilan Eksternal PT IWIP, Ansar

Lamagi/deteksimalut

HALTENG, dMcom -- Pihak ahli waris lahan Hasan Latahe, Senin (20/7/2020) siang tadi, kembali mendatangi pihak Eksternal PT IWIP, mereka mempertanyakan lahan yang telah dibongkar pihak perusahaan. Hadir dalam pertemuan itu, Alfaris Djaelani, Hi Muhlis Djailani, Ibrahim Djailani, petugas Security, kepolisian, dan pihak perwakilan Eksternal PT IWIP Ansar alias Ansor.

Dalam pembahasan lahan itu terlihat sangat alot hingga tak mencapai titik temu, karena kedua pihak saling klaim.

Pihak perusahaan yang diwakili oleh Ansar mengklaim lahan Hasan Latahe telah dibayar dan sudah memiliki sertifikat.

Ahli waris Hasan Latahe saat pertemuan bersama perwakilan PT IWIP

Sementara pihak ahli waris mengaku belum menerima upah atas pembayaran lahan tersebut, sehingga Alfaris Djaelani meminta agar pihak perusahaan menunjukan bukti pembayaran lahan warisan Hasan Latahe.

Namun, pihak perwakilan Eksternal enggan menunjukan bukti pembayaran lahan tersebut.

Akibat tak ada kesepahaman, pihak ahli waris lahan Hasan Latahe memutuskan menempuh jalur hukum dengan dasar perusahaan diduga telah melakukan penyerobotan lahan. Pihak ahli waris menyatakan bakal gugat pihak eksternal PT IWIP.

(dm/ode/57)


Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode