modules/news/images/79c542c2f3044d82f1ab2b8cdaf55587.gif

Update-Pilkada

tim /deteksimalut

TERNATE, dMcom — Tim Strategis Pemenangan Calon Walikota Ternate H. Abdullah Tahir terus melakukan konsolidasi, meskipun tahapan Pemilihan Walikota (Pilwako) Ternate baru akan dimulai pada Desember 2020 mendatang, setelah sejumlah opsi yang diputuskan DPR terkait jadwal tahapan Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini menujunkkan kesiapan Wakil Walikota Ternate aktif, H. Abdullah Tahir maju dalam kontestasi Pilwako Ternate 2020 yang direkomendasi Partai Demokrat dengan menggandeng sejumlah partai pemilik kursi di DPRD dalam mambangun koalisi besar.

Kesiapan mencalonkan diri sebagai calon Walikota Ternate periode 2020-2025 ini direspons khalayak publik. Sejumlah politisi, kalangan pengusaha dan bahkan birokrat dikabarkan mulai merapat, bahkan sejumlah nama digadang-gadang bakal melamar sebagai papan dua untuk calon wakil walikota mendampingi Ketua Partai Demokrat Kota Ternate itu.

“Saat ini ada beberapa nama dari politisi, kalangan pengusaha, dan birokrat juga memiliki kemauan untuk bergabung,” ujar H. Abdullah Tahir saat ditemui deteksimalut.com, Sabtu (06/6/2020) di kediamannya, Kelurahan Soa, Kota Ternate.

Meski begitu, terkait pasangan calon, mantan Anggota DPRD Kota Ternate tiga periode itu mengaku intens melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk bakal calon Wakil Walikota yang telah mendaftar di Parpol.

“Calon Kosong dua ini kita benar-benar melihat petanya karena tujuan kita maju ini untuk kemenangan, sehingga memilih kosong dua itu harus yang benar benar siap, tim strategis juga terus melakukan penjajakan dan kajian mendalam soal elektabilitas, tingkat kesukaan publik dan lain-lain terkait bakal calon 02 yang bakal mendampingi saya,” tegasnya.

“Yang terpenting calon 02 nya harus benar-benar siap,” imbuhnya, Menurutnya, sejauh ini ada sejumlah politisi yang membangun komunikasi soal paket pasangan calon. “Penentuan ini nanti kita lihat, karena proses masih berjalan dan pasti ada keputusan,” jelasnya.

“Kalau soal wakil bisa saja dari kalangan birokrat, bisa saja dari parpol, bahkan tidak menutup kemungkinan dari kalangan pengusaha yang punya visi besar, namun, kita harus melihat peta politik, tidak bisa gegabah mengambil keputusan memilih wakil yang akan mendampingi saya selaku calon walikota, politik itu dinamis,” tutur Abdullah Tahir menambahkan.

Terpisah, Ketua Tim Strategis Abdulah Tahir, Irawan A. Rahman mengemukakan, terkait bakal calon Wakil Walikota yang bakal mendampingi Abdullah Tahir tak hanya bermodal popularitas tapi juga harus punya rekam jejak yang baik dan teruji.

“Calon 02 itu harus punya rekam jejak yang baik, teruji dan mumpuni sekaligus punya visi besar membangun Ternate kedepan lebih baik, itu poinnya,” ungkap politisi partai Demokrat itu saat berbincang dengan awak media, Sabtu (06/6/2020) di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Ternate.

Lebih jauh Irawan berkata, saat ini Demokrat terus melakukan konsolidasi eksternal luntuk memastikan koalisi besar di Pilwako Ternate 2020. Menurutnya kemungkinan Demokrat bakal bentuk poros baru pada kontestasi Pilwako Ternate.

“Kemungkinan ada poros baru yang dibangun Demokrat pada momentum Pilwako Ternate,” pungkasnya.

(dm/wt/57)


Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode