modules/news/images/b215e6fa61300037de233d0a27c3ee92.gif

Kapolres Halsel, Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP M. Faishal Aris, SIK. MM

Risman /deteksimalut

HALSEL, dMcom -- Pihak Kepolisian Polres Kabupaten Halmahera Selatan rupanya serius menangani penyebaran virus Corona COVID- 19 dengan berbagai langkah pencegahan kini terus dilakukan termasuk melarang warga berkerumunan diluar ruamah bakal ditindak secara paksa.

Bagi warga yang melawan saat akan di usir pulang, pihak Kepolisian akan tidak segan-segan menjerat dengan Pasal berlapis.

Langkah ini diambil Polres Halsel terkait kebijakan Pemerintah pusat untuk pencegahan virus Corona COVID 19.

"Kami akan mengambil tindakan tegas pada masyarakat yang melawan petugas saat diminta kembali ke rumah masing-masing Hal ini untuk menekan penyebaran Covid 19, di Halsel khususnya di ibu kota Labuha dan sekitarnya," ujar Kapolres Halsel Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP M. Faishal Aris, SIK., MM, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jum'at (27/3/2020).

Lanjut dia mengatakan apabila ada masyarakat yang tidak mengindahkan instruksi Pemerintah sebagaimana edaran disampaikan, maka personel yang bertugas untuk kepentingan Negara dan masyarakat, kami akan menindak tegas dengan menerapkan pasal 212, 216 dan 218 KUHP terhadap masyarakat yang berkerumunan atau berada ditempat umum.

Menurutnya, Polri tidak ingin akibat kerumunan penyebaran virus Covid 19 ini bertambah. Olehnya itu akan dilakukan pembubaran paksa.

"Jika masyarakat tak mematuhi aturan Pemerintah untuk tetap tinggal di rumah atau melakukan sosial distancing, maka dapat dikenakan pasal 93, UU No. 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan ini di Pidana selama 1 tahundan denda sebesar Rp 100 Juta," tegas Kapolres.     

(dm/nj/57)


Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode