modules/news/images/5b3b1af70d306122878982be2a467ffa.gif

Ilustrasi Dana BOS /net

Lamagi/deteksimalut

Halteng, dMcom — Berdasar informasi yang dihimpun media ini, Dinas Pendidikan Pemkab Halteng melalui Kabid Dikdas Daud Salam disebut-sebut melakukan pungutan liar (pungli) kepada pihak sekolah (Kepsek) untuk pengambilan rekomendasi pencairan dana BOS sebesar Rp300 ribu rupiah.

Informasi yang beredar luas ini disampaikan salah satu Kepsek, bahwa dalam pengambilan rekomendasi yang dikeluarkan dinas pihaknya diminta harus membayar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

“Bayangkan saja dengan ratusan sekolah yang ada di Halteng ini berapa banyak duit yang dipungut oleh dinas,” kata sumber.

Mirisnya lagi, dalam pemotongan itu, para Kepsek harus menandatangani daftar yang disiapkan oleh dinas.

“Mestinya hal ini tidak dilakukan lagi oleh dinas, karena menurut hemat saya ini merugikan pihak sekolah,” kata sumber lagi.

Terpisah Kabid Dikdas Daud Salam saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2020) sore tadi, di ruang kerjanya, dia bilang masih banyak kesibukan sehingga dirinya belum bisa memberikan tanggapan.

“Kami masih sibuk jadi belum bisa memberikan keterangan, nanti lain kali sudah,” singkatnya.

(dm/ode/57)


Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode